eksposisiborneo.com, Kubar: Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Adrianus, menyatakan dukungannya terhadap langkah Bupati Kubar, Frederick Edwin, yang berkomitmen melanjutkan dan menuntaskan pembangunan Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ).
Menurut Adrianus, penyelesaian Jembatan ATJ merupakan salah satu program prioritas dalam visi misi Bupati Frederick Edwin. Karena itu, DPRD siap memberikan dukungan penuh agar pembangunan yang direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2026 melalui skema multiyears dapat berjalan sesuai rencana.
“Kita sangat mengapresiasi komitmen Bupati Kubar untuk melanjutkan pembangunan Jembatan ATJ. Penyelesaian pembangunan ini sangat penting untuk akses warga. Kita tentu mendukung,” ujar Adrianus kepada Kata Kaltim di Gedung DPRD Kubar, Senin (25/11/2025).
Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap pembangunan Jembatan ATJ tidak hanya datang dari DPRD. Masyarakat di sejumlah kecamatan juga telah lama menaruh harapan agar proyek ini diwujudkan karena manfaatnya sangat besar bagi mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jembatan ATJ, lanjut Adrianus, merupakan infrastruktur strategis yang akan menghubungkan Kecamatan Melak dengan Mook Manaar Bulant. Kehadiran jembatan tersebut diyakini dapat membuka akses baru yang lebih efisien bagi masyarakat, terutama yang selama ini bergantung pada rute darat yang lebih jauh.
Selain memberikan kemudahan akses, jembatan ini juga akan memangkas jarak tempuh Kutai Barat-Samarinda hingga sekitar 100 kilometer. Kondisi ini, kata Adrianus, akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan karena biaya transportasi menurun dan mobilitas barang serta jasa menjadi lebih cepat.
Baca Juga: Adrianus Apresiasi Langkah Pemkab Kubar Tuntaskan Jalan Bung Karno
“Kalau jembatannya selesai, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat. Selain mempercepat mobilitas, jembatan ini akan menjadi motor penggerak ekonomi baru di Kubar,” tambahnya.
Adrianus berharap pembangunan Jembatan ATJ dapat dipersiapkan secara matang, baik dari sisi pembiayaan, desain konstruksi, hingga pengawasan pelaksanaannya. Sinergi antara Pemkab dan DPRD disebutnya menjadi kunci agar proyek multiyears tersebut tidak mengalami kendala selama proses pengerjaan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung dan mengawal proses pembangunan, agar manfaat dari proyek strategis ini benar-benar dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga Kutai Barat. (eb/Adv/DPRD Kubar).


